Bookmark

Semuanya Adalah Kasih Karunia

LATAR BELAKANG

Surat Paulus kepada jemaat di Efesus merupakan surat yang dikirim Rasul Paulus kepada orang-orang Kristen di Efesus yang bertujuan menjelaskan identitas dari mereka sebagai orang-orang yang oleh karena kasih karunia Allah telah percaya kepada Kristus, menerima keselamatan dari Kristus dan bagaimana mempertahankan identitas itu dalam situasi yang berubah. Pesan ini secara jelas tampak pada pasal 1 ayat 3-14 “kekayaan orang-orang yang terpilih”. Pada bagian ini, Rasul Paulus menjelaskan identitas dari orang Kristen bahwa keselamatan yang mereka peroleh adalah bersumber dari keputusan Allah yang berdasar pada kasihNya.

EFFSUS 2 : 1 - 10
KALENDER GEREJAWIMINGGU PASKAH III
PEMBACAAN ALKITABEFFSUS 2 : 1 - 10
TEMASEMUANYA ADALAH KASIH KARUNIA

PEMBAGIAN TEKS DAN PENJELASANNYA

Ayat 1-3: Keadaan jemaat sebelum mengenal Kristus. Rasul Paulus secara tegas menjelaskan kehidupan jemaat Efesus bahwa pada dasarnya mereka adalah orang-orang yang sudah mati. Maksudnya bahwa kehidupan mereka di dalam dosa adalah keadaan dimana dosa berkuasa atas mereka. Kehidupan dalam dosa sebagaimana percabulan, kedengkian, percaya kepada berhala adalah suatu kematian. Keadaan dalam dosa itu dianggap sebagai hal yang biasa dan wajar. Frasa : kamu hidup didalamnya” menandaskan suatu kehidupan lama dari orang- orang Kristen di Efesus sebelum mendengar berita Injil dan memutuskan menjadi pengikut Kristus. Kehidupan lama sebagai kehidupan yang penting sehingga mereka taat kepadanya. Kehidupan lama itu juga sebenarnya adalah suatu kehidupan yang pernah dijalani oleh Rasul Paulus sebelum ia berjumpa dengan Allah dan mengalami pertobatan. Hidup dalam hawa nafsu dan kedagingan serta pikiran-pikiran yang jahat adalah kehidupan yang juga pernah dialami oleh semua orang. Karenanya, maka sebenarnya Patut untuk menerima hukuman dan murka Allah.

Ayat 4 - 7 : Kasih Allah yang membebaskan dan menyelamatkan. Pada ayat ini, Rasul Paulus menjelaskan bahwa hanya oleh kasih Allah, manusia dibebaskan dari dosa melalui kematian Kristus Yesus. Manusia yang mati karena dosa telah dibangkitkan bersama Yesus dan memperoleh kehidupan yang baru. Pada bagian ini, tidak boleh dipahami bahwa kematian dan kebangkitan Kristus yang memberi keselamatan adalah tindakan yang murahan sehingga rnenjadi ruang terbuka untuk bebas menetukan jalan hidup. Kematian dan kebangkitan Kristus yang membebaskan manusia dari dosa dan maut adalah kasih karunia yang mahal dan membutuhkan kesetiaan dari setiap orang yang memilih mengikutiNya. Artinya bahwa keselamatan adalah suatu kesempatan hidup yang diberikan Allah kepada manusia agar ia bebas dari dosa dan maut. Mereka yang menerima kesempata:ini. akan hidup bersama-Nya di sorga.

Ayat 8-9: Apa itu kasih karunia. Pada ayat ini, Rasul Paulus menjelaskan apa arti dari kasih karunia. Kasih karunia menurut teks ini adalah kebaikan Allah kepada manusia di dalam Kristus. Kebaikan Allah adalah suatu tindakan Allah yang dipenuhi dengan kasih yang tiada batas bagi manusia yang berdosa. Karena itu Rasul Paulus mengatakan “kamu diselamatkan bukan karena hasil usahamu tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri”. Jelas bahwa kasih karunia Allah adalah tindakan Allah yang dinyatakan secara cuma-cuma atas dasar kasih yang sangat tulus bagi manusia untuk membebaskan mereka dari kuasa dosa dan maut.

Ayat 10 : Dasar dari kasih karunia Allah bagi manusia. Sangat jelas prinsip utama dari kasih karunia Allah yang diberikan cuma-cuma bagi manusia yaitu:” karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kritus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik” Bagian ini secara jelas hendak mengatakan bahwa manusia adalah gambar Allah, yang diciptakan sangat sempurna. la adalah mandataris Allah di dunia. Kepadanya, Allah mengamanatkan tugas untuk menjaga semua yang diciptakan oleh-Nya. Bagian ini juga hendak menjelaskan perbedaan antara manusia dengan mahluk ciptaan Allah lainnya. Manusia diberi akal dan budi, ia memiliki moral dan etika, karenanya, ia harus menjaga perbedaan itu melalui hidup yang kudus dan berkenan dihadapan Allah . Kasih karunia Allah harus sungguh-sungguh ia jaga karena hanya itulah ia diselamatkan dari dosa dan maut.

PENERAPAN

  1. Manusia diselamatkan bukan karena usahanya, tetapi karena kasih karunia Allah.
  2. Kasih karunia Allah memungkinkan manusia memperoleh keselamatan secara cuma-cuma
Posting Komentar

Posting Komentar