PENGANTAR
Tidak banyak orang yang benar-benar menjadi pemimpin yang baik, tulus bagi sesamanya. Seorang pemimpin yang baik tidak mencari keuntungan dan kesenangan sendiri, tetapi mengorbankan hidupnya bagi orang banyak. Kalau yang tidak baik, jelas mengorbankan orang lain demi kesenangannya. Ini realitas yang kita temui dalam kehidupan kita. Ini juga ungkapan Yehezkiel yang mengkritik para pemimpin Israel yang hanya mementingkan hidup dan kesenangannya, tidak memperhatikan umat, tetapi menggarap umat dan mengambil keuntungan. Tuhanlah gembala atau pemimpin yang baik bagi orang Israel.
| PEMBACAAN ALKITAB | YEHEZKIEL 34:1-31 |
PENJELASAN TEKS
Pada ayat 1-10, Tuhan berbicara kepada Yehezkiel dengan ungkapan anak manusia, untuk bernubuat atau menyampaikan pesan Tuhan kepada para pemimpin Israel, yang disebut sebagai gembala-gembala Israel yang hanya mementingkan dirinya, mereka mengurus orang seperti kiasan dalam ayat 2,3, tidak menopang dan menguatkan mereka, sebaliknya menginjak atau menekan orang Israel seperti dalam ayat 4, karena perbuatan pemimpin yang kejam itu maka orang Israel mencari jalan sendiri kemana saja, seperti gambaran domba dalam ayat 5 yang mencari makan tanpa ada yang memperhatikan. Karena mereka tidak menjaga orang Israel, dan membiarkan bangsa itu tersesat, maka Tuhan akan mencari kembali umat Israel yang ada dalam ancaman pun, Dia akan membawa mereka kembali. Tuhanlah yang akan memperhatikan dan merawat mereka (ayat 6-10).
Sedangkan ayat 11-27, Tuhan ibarat Gembala yang mencari kawanan Domba yang tersesat dan hilang, domba itu akan diselamatkan, dan membawa mereka untuk mendapat makanan di padang yang hijau. Ini maknanya adalah bahwa Tuhan yang akan menyelamatkan orang Israel dari penindasan, dan membebaskan mereka. Tuhan akan memperhatikan segala kebutuhan mereka atau memberi berkat seperti para domba diantar ke padang hijau. Tuhan sebagai gembala, pergi mencari, membawa pulang dan memelihara dan merawat mereka ibarat domba yang sakit dan lemah dalam pemeliharaan sang gembala. Seperti itu tindakan Allah untuk Israel, Tuhan juga menjadi hakim bagi mereka. Daud akan diangkat untuk menjadi pemimpin mereka dan Tuhan mengikat perjanjian damai dengan Israel sehingga hidup mereka akan berubah dari kesusahan dan kesulitan ke hidup yang aman dan tentram. Mereka akan menikmati berkat Tuhan seperti gambaran dalam ayat 27.
Ayat 28-31. Tuhan melindungi Israel sehingga mereka tidak lagi ditawan, Tuhan juga akan menyertai orang Israel, dengan demikian bangsa itu akan tahu bahwa TUHAN adalah Allah mereka dan Israel adalah kawan domba atau umat kepunyaan-Nya.
PENERAPAN
Hari ini, kita telah berada pada akhir bulan November, ya sebentar lagi kita masuk bulan Desember. Kita belajar bahwa dalam perjalanan kurang lebih 11 bulan dan lebih khusus dalam bulan ini, kita benar-benar menikmati tuntunan dan pemeliharaan tangan Tuhan. Tuhan Yesus, Yohanes 10:11 sebagai gembala yang baik, Dia menjaga, melindungi dan memelihara kita. Tidak ada seorang pun yang mempertaruhkan segala hal untuk kita selain Tuhan Yesus. Selama ini kita sadari bahwa banyak orang yang memimpin dan melayani kita, bahkan bisa jadi kita juga sebagai pemimpin dan pelayan, kita tidak menjadi pemimpin yang baik, kita malas tahu dengan orang lain, secara khusus dalam jemaat, kita tidak mengunjungi mereka yang sakit, mereka yang kena masalah, mereka yang punya persoalan menyebabkan umat mencari jawaban dan kesenangan di luar gereja, kita membiarkan mereka tersesat dan jauh dari Tuhan, seharusnya kita harus mencari mereka. Menutup bulan ini, kita bersyukur bahwa Tuhan adalah gembala yang baik, memelihara kita sepanjang bulan ini, ketika kita punya masalah, punya pergumulan Dia menuntun dan menolong kita. Amin




Posting Komentar