Bookmark

Menyembah Tuhan Yang Kekal

Pembacaan Alkitab: MAZMUR 117 : 1 - 2

PENGANTAR

Hari ini kita sedang merayakan Hari Ulang Tahun Sekolah Pendidikan Guru Jemaat (SPGJ) GKI di Tanah Papua di Manokwari. Kita mengalami suatu sukacita dan syukur karena kasih dan rahmat Tuhan yang besar, maka kita terhubung dengan salah satu pendidikan formal setingkat Sekolah Menengah Atas yang memiliki suatu visi untuk mempersiapkan anak-anak muda menjadi anak-anak muda yang memiliki jalan hidup yang berkaitan dengan pelayanan sebagai Guru Jemaat atau Guru Injil dikemudian hari. Kita mengucapkan syukur kepada Tuhan, bahwa sampai hari ini, ada begitu banyak Guru yang bersedia untuk membekali anak-anak murid SPGJ, kita juga menaikan syukur untuk pihak mitra pemerintah Papua Barat yang juga turut menopang, tumbuh dan berkembangnya SPGJ satu-satunya ada di tanah Papua di Provinsi Papua Barat. Di hari ulang tahun ini, Firman Tuhan menyoroti 2 hal utama dan prinsip dalam hubungan dengan Tuhan dan pengucapan syukur kita hari ini, yaitu: Tuhan yang dipuji segala bangsa dan kasih setia Tuhan adalah kekal selamanya.

Ilustrasi Menyembah Tuhan Yang Kekal

PENJELASAN TEKS

Ayat 1. TUHAN dipuji segala bangsa
Bagi kebanyakan orang, sebagiannya menyebutkan bahwa bangsa Israel dan penganut agama Yahudi tidak bersifat “misioner”, artinya untuk mengimani iman orang Yahudi tentang Tuhan, perlu dilakukan misi atau semacam penginjilan keluar dari bangsa Israel ke bangsa-bangsa lain. Hal ini tidak pernah terjadi, kecuali yang disebut dengan nama “goyim:, penganut agama Yahudi dari bangsa lain yang menyatakan komitmennya untuk menganut iman dan agama Yahudi. Dalam teks ayat (1a) dan (1b) dalam syair pemazmur dilakukan pengulangan kata “hai segala bangsa”… “hai segala suku bangsa”. Ada suatu seruan yang sifatnya inklusif, terbuka, bahwa selain bangsa Israel, seluruh bangsa, suku-suku bangsa mendapatkan hak yang sama di hadapan TUHAN untuk memuji dan membesarkan nama-Nya, memuliakan,mengagungkan dan meninggikan nama Tuhan. Ini seruan yang benar-benar memposisikan dunia bangsa-bangsa dan Tuhan menjadi satu dalam penyembahan di sini arti lain kita dapat artikan tentang “bumi penuh kemuliaan Tuhan” karena di dalam bumi seluruh suku bangsa menghayati tentang TUHAN

Ayat 2 Kasih setia Tuhan hebat, kekal selama-lamanya
Sekarang kita sedang merayakan ulang tahun SPGJ, ayat (2) menuntun kita untuk memberikan arti dan makna tentang ulang tahun SPGJ bahwa hal itu terjadi sampai sekarang ini, ada begitu banyak siswa-siswi yang ditempah di SPGJ, ada alumni yang dihasilkan sejak didirikan sampai sekarang, pengurus SPGJ yang silih berganti, begitu banyak mata pelajaran dan praktek yang dilakukan, banyak di antara kita yang telah tiada, semua ini seolah kita dapati seperti keajaiban. Keajaiban itu benar-benar nyata hadir dan dialami dan disaksikan kita semua, semuanya itu kita akui kita dapatkan hanya karena “kasih setia Tuhan yang hebat”. Mari kita terus suarakan kasih setia Tuhan dalam seluruh gerakan pelayanan dan pendidikan di SPGJ.

PENERAPAN

Sebagai lembaga pendidikan yang turut menyiapkan Sumber Daya Manusia pemuda dan pemudi GKI, SPGJ terus bergerak di tanah Papua ke masa depannya, dengan landasan Firman Tuhan hari ini dari Mazmur 117:1-2, penataan spirit penginjilan dengan metode pengajaran di lingkup SPGJ menjadi fokus dan perhatian bersama, di atas dasar Firman Tuhan hari ini, maka SPGJ menatap ke depan di atas dasar terang Firman Tuhan, yaitu :

  1. SPGJ terus berbenah diri untuk menerima dan menyiapkan generasi muda milenial yang berdedikasi dan berintegritas di dalam Injil Tuhan Yesus, bahwa Juruselamat dunia adalah satu, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus tidak akan tergantikan dari iman pribadi sampai maranatha.
  2. Kita semua yang ada hari ini, bersama-sama menaikan syukur kepada Tuhan, kita menjadi saksi abadi atas kebaikan dan kasih karunia Tuhan yang mengaruniakan bagi kita kesempatan untuk berbagi kasih dan syukur bersama SPGJ. Kita yakin, kasih setia Tuhan tetap dan kekal, selalu baru dalam hidup kita selamanya. Amin.
Posting Komentar

Posting Komentar