Bookmark

Dampak Penampakan Yesus Kepada Semua Murid

ilustrasi Dampak Penampakan Yesus Kepada Semua Murid

Persekutuan kaum Bapak yang dikasihi Tuhan,
Kalau kita membaca teks ini, kita dapat melihat bahwa Sosok Tuhan Yesus adalah panutan, pemimpin dan guru bagi murid-murid-Nya. Ternyata kematian Yesus membuat murid-murid sungguh merasa kehilangan, ada rasa kecewa, putus asa bahkan ada yang tidak berdaya. Di tengah-tengah kesedihan melanda mereka, tiba-tiba ada berita dari perempuan-perempuan bahwa Yesus telah bangkit, dan kubur telah kosong. Kleopas dan kawan-nya juga menyampaikan bahwa Yesus sudah menampakkan diri kepada mereka pada waktu mereka sedang berjalan menuju ke Emaus.

Di tengah-tengah ketidakpercayaan, ketakutan dan kebingungan, murid-murid berkumpul dan berdiskusi tentang semua yang terjadi. Dalam keadaan seperti itulah Tuhan Yesus hadir di tengah-tengah mereka. Dampak penampakan Yesus kepada semua murid membuktikan kuasa Allah telah mengalahkan maut, dan dosa, Yesus telah bangkit dari antara orang mati.

Kalimat Tanya: Apa sajakah dampak penampakan Yesus terhadap semua murid? Melalui firman Tuhan dalam Lukas 24:36-49 kita akan belajar bersama-sama ada empat dampak penampakan Yesus terhadap semua murid yang harus kita yakini dan miliki agar kita tetap percaya kepada Tuhan Yesus dan memuliakan Tuhan melalui pelayanan kita dengan memperkenalkan kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan.

1. Memberi damai sejahtera (ayat 36)

Yesus begitu konsisten dalam memberi damai sejahtera, tidak hanya saat bersama-sama sebelum kematian-Nya, tetapi setelah kebangkitan-Nya juga damai sejahtera terus diberikan kepada murid-murid. Di tengah-tengah kondisi yang tidak memungkinkan untuk menikmati damai sejahtera, tetapi melalui persekutuan dengan Tuhan Yesus damai sejahtera tetap menjadi bagian murid-murid. Pada masa sekarang pun setiap orang mem-butuhkan damai sejahtera. Datanglah kepada Tuhan Yesus sebagai sumber damai sejahtera yang sejati. Atau dengan kata lain kita tidak dapat mengalami damai sejahtera di luar Tuhan.

2. Menjawab keragu-raguan (ayat 38-39).

Keragu-raguan merupakan "kanker. rohanl" yang secepatnya harus dioperasi, supaya tidak merusak Iman. Oleh sebab ltu Tuhan Yesus menegur dengan keras kepada murid-murld dan menunJukkan buktl bahwa la adalah Tuhan Yesus yang sudah bangklt.

Sebagai orang percaya masa kini pun maslh kadang dlllputl oleh keragu-raguan dalam menghadapi kehidupan. Oleh sebab ltu datanglah kepada Tuhan Yesus dan percaya kepada-Nya yang dapat memberlkan Jawaban terhadap kera-gu-raguan saudara. Dengan demlklan saudara akan bebas dari keragu-raguan.

3. Membuka pikiran (Ayat 44-46).

Ada banyak masalah dalam kehidupan klta sebagal manusla yang disebabkan karena kita tidak mengerti. Tuhan Yesus sudah memberltahu tentang penderitaan dan kebangkitan-Nya pada waktu Dia masih bersama-sama sebelum kematian-Nya. tetapl ltu tldak dlmengerti. Akibatnya ketika kematian Yesus. murid-murld sangat terpukul dan tldak berani menghadapi kenyataan itu. Sampai pada bangkltpun, murld-murid sendiri tidak percaya. maka Tuhan Yesus menampakkan dlrl agar mereka semua membuka pikiran mereka supaya mereka mengertl Kltab Sucl. Dalam mempelajari kebenaran Firman Tuhan sangat dlbutuhkan campur tangan kuasa Roh Kudus menerangi pikir-an dan hati kita supaya kita dapat mengerti firman Tuhan dan mampu melaksanakan firman Tuhan itu dalam kehidupan kita.

4. Memberi tugas dan fasilitas (ayat 47-49).

Tugas yang penting tidak mungkin diberikan kepada orang yang tidak mengerti dan tidak siap untuk melakukan tugas itu. Karena itu Yesus menyiapkan pra murid-Nya secara batin diberi damai sejahtera, secara . iman ada keyakinan. secara pikiran mengerti akan Kitab Sud, terlebih disertai dengan kuasa dari tempat tinggi yaitu Roh Kudus. Selain Tuhan Yesus sebagai sumber damai sejahtera, Dia juga sanggup mengobati keragu-raguan kita. dan membuka pikiran kita untuk memahami firman Tuhan. la memberikan tugas kepada kita untuk menyampaikan karya keselamatan yang telah dilakukan melalui kematian dan kebangkitan-Nya kepada orang lain.

Saudara/i yang dikasihi Tuhan,

Tuhan telah memberikan damai sejahtera untuk kita, jangan biarkan iman kita ragu-ragu terhadap-Nya. ljinkan Roh Kudus membuka pikiran kita untuk mengerti Kitab Suci se-hingga kita bisa tanggap dan melaksanakan tugas yang dipercayakan. Mungkin sebagai kaum bapak, tidak seperti murid-murid tetapi paling tidak "maukah kita mencari kesempatan untuk melakukan hal-hal kecil untuk dapat menolong keluarga kita, menolong sesama kita yang sedang dirundung masalah, Bagaikan menanam biji sesawi yang kecil dimana setiap bijinya berpotensi menghasilkan buah-buah yang positif demi kemuliaan-Nya.

Tuhan Yesus memberkati Firman-Nya dalam kehidupan kita. Amin

Posting Komentar

Posting Komentar